Safety First

oleh -
0 24

img-20161007-wa0000Secara umum fokus perhatian terhadap safety diberikan penuh manakala mengurusi minyak ringan yang sangat mudah terbakar, seperti premium. Perhatian dan kehati hatian menurun bilamana mengurusi minyak berat apalagi aspal yang sudah sangat kental.

Dalam pengalaman, selama ini banyak kapal terbakar pada saat docking untuk memperbaiki “bottom plate”nya. Disana pada umumnya masih tersisa nyempil minyak berat seperti aspal, sekalipun sudah dilakukan “tank cleaning”. Kondisi ini sangat membahayakan, apabila tukang las kurang perhatian dan kehati hatian. Sisa aspal ini dengan mudah bisa terbakar bila api las menyembur memanasinya, hingga mencampai suhu titik nyala. Kebakaran tidak bisa dihindari dan bilamana pemadaman lokal tidak cepat dan mampu dilakukan, tentu wilayah yang terbakar akan cepat meluas karena beribu titik nyala lain segera lahir dan membuat cepat kebakaran meluas. Kondisi inilah yang paling mengerikan dan bila itu terjadi, maka sebuah kapal dengan cepat, ludes terbakar.

Pelajaran yang hendak disampaikan dari cerita ini adalah, jangan sekali kali meremehkan aspek safety pada pengurusan minyak berat dimana saja, karena potensi kebakaran dari minyak berat termasuk aspal tetap besar kemungkinannya. Bagaimanapun, apapun kondisinya… dalam dunia migas… SAFETY FIRST

BELUM ADA TANGGAPAN

Tulis Tanggapan